Home > Renungan > Memotivasi Diri

Memotivasi Diri

Tulisan berikut saya tulis dari ceramah Aa gym di radio MQ FM. Semoga bermanfaat

……………

Para pendengar MQ pagi  yang budiman.

Mudah mudahan kita tergolong menjadi orang yang bisa memotivasi diri. Ini penting sekali karena tidak jarang kita berfikir mengeluarkan perkataan yang secara langsung maupun tidak langsung memperlemah diri kita sendiri. Ada mekanisme berfikir yang harus kita teliti. Kita maklum bahwa orang berbuat sebagian besar dipengaruhi oleh motivasi. Kalau orang tergerak dari hati maka itu disebut termotivasi. Tetapi kalau orang bergerak dipaksa namanya dimanipulasi. Nah saudaraku sekalian, ada motivasi yang datang dari luar dan ada juga motivasi yang datang dari dalam. Dan hasilnya bisa sangat signifikan.  Mengapa orang ada yang tahajud ada yang tidak padahal malamnya sama.

sujud

Tergantung motivasinya, ada orang yang sangat semangat untuk tahajud,

“Saya harus bisa tahajud! Saya harus tahajud! Saya harus tahajud! Tahajud itu nikmat. Tahajud jalan keselamatan. Tahajud jalan kemuliaan. Tahajud pembuka pertolongan Allah. Dengan tahajud diampuni dosa dosa. Dengan tahajud hari hari yang saya lalui akan dibimbing oleh Allah. Dengan tahajud saya akan lebih kuat menghadapi hidup ini. Dengan tahajud saya akan disayang Allah. Tahajud!  Tahajud!

Besar kemungkinan dia akan menjadi orang yang tahajud.  Tetapi orang yang

“Aduh, gimana ya, kalau tahajud besok dikampus tidur.     Saya tuh suka nggak enak badan kalau kurang tidur”.

Yah, kalau nadanya saja sudah tidak bersemangat apalagi tahajudnya.

“Hari ini nih shaum, Senin kamis saya harus shaum. Saya kuat! saya kuat! Sebulan  Ramadan saja saya kuat. Dengan shaum saya akan lebih terpelihara. Dengan shaum saya akan lebih terjaga. Dengan shaum saya akan lebih mustajab doanya. Dengan shaum nafsu saya lebih terkendali, amarah saya lebih tertata. Dengan shaum pandangan saya lebih terjaga. Dengan shaum pahalanya tidak terhingga. Shaum! Shaum! Shaum menggapai pertolongan Allah. Shaum menyehatkan badan. Shaum! Shaum! Saya harus kuat! Shaum! Shaum!

Sahur dia.

“Tapi duh nanti gimana ya, lemes. Suka ini nih kalau saum teh, ngantuk nanti di sekolah. Kan kalau shaum nanti bisa bikin maag.”

Kalau sudah memperbanyak alasan, nanti sahurnya juga,

“Tuh kan udah ampir adzan, ou makananya juga ga ada yang anget.”

Alasan saja ngumpul. Nah rekan rekan sekalian, jadi kita harus senang sekali memotivasi diri.

“Bisa! Bisa! Insya Allah Bisa! Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak. Saya harus bisa! Insya Allah dengan pertolongan Allah bisa! Bisa! Bisa!

Itu cenderung bisa.

Brani! Brani! Brani! Brani! Jalan malam brani! Jerit malam brani! brani! Nggak ada apa apa, nggak bakalan ada apa apa biarin aja. brani! brani! brani! brani! Saya harus brani! Saya harus brani! “

Kalau mau jurit malam begitu.

Tapi coba katakan

“heeeeuuuuuu, jangan jangan ada penampakan. Biasanya ada wanita yang punggungnya bolong Hiiiiiiiiii, Nanti di pojok sana ada pocong hiiiiiiiiii, Bagaimana kalau saya diterkam nanti oleh gendruwo Haaaaaaaaaaaa!”

Itu belum apa apa padahal barisanya masih dua puluh orang.

“Brani!, Ini kesempatan emas! Ini kesempatan emas! Jarang saya berlatih berani begini. Selama ini saya ke wc diantar mama. Ke kamar diantar papa, ke pasar diantar bibi. Brani! Brani! Brani! Ini kesempatan! Ini kesempatan! Saya harus jadi pemberani! Tidak mungkin saya jadi penakut seumur hidup! Saya harus jadi pemberani!  Ini kesempatan emas! Kesempatan emas! Orang lain bisa! Orang lain bisa! Kenapa saya tidak? Saya harus berani! Saya harus berani! “

Di jalan ingin balik lagi.

“Jangan! Selesaikan! Selesaikan! Harus tamat! Harus tamat! Orang lain juga tamat kenapa saya tidak! “

Kalau kita terus memotivasi begitu, kuat !

…………………

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: