Home > Serba-Serbi > Karena Bola Adalah Teman

Karena Bola Adalah Teman

Captain Tsubasa

Film mencerminkan budaya dari suatu bangsa. Bisa kita amati film-film barat, pasti ada bumbu-bumbu s*ks. Itulah budaya barat. Kalau kita amati film-film Indonesia kebanyakan isinya bercerita tentang mistis, pacaran yang penuh dengan konflik. Apalagi sinetronya, ada tersanjung I, tersanjung II, tersanjung III, dan seterusnya. Budaya di Negara kita memang masih seperti ini, dan ini realita. Yang bagus itu film-film dari Jepang, kebanyakan isinya semangat tinggi dan obsesi tinggi. Budaya mereka memang seperti itu. Salah satunya film kartun Captain Tsubasa. Dah pernah nonton?

Setiap kemanapun pergi, Captain Tsubasa selalu membawa bola. Pergi ke sekolah membawa bola, waktu bermain pasti membawa bola. Bahkan waktu tidur, bola selalu ada di sampingnya. Masih ingat kata-kata Captain Tsubasa ketika ditanya kenapa kemana-mana selalu membawa bola? “Karena bola adalah teman”.

Kalau kita ikuti cerita Captain Tsubasa sampai akhir, Captain Tsubasa membela Jepang sampai mengalahkan Belanda, Italia, Jerman, Argentina, Brazil. Padahal kalau kita lihat kondisi sekarang, di bidang sepak bola Negara Jepang masih tertinggal dibandingkan Belanda, Italia, Jerman, Argentina, dan Brazil. Tetapi mereka punya obsesi yang tinggi.

“Karena bola adalah teman”, hal ini dipraktekan oleh kang Khabib (Kimia 06). Beliau pembimbing Halaqoh Qur’an di masjid Salman. IPK nya nggak tanggung-tanggung, terancam 4. Sejak SMA, prestasinya luar biasa. Kang khabib pernah mengharumkan Indonesia di Olimpiade Kimia Internasional. Sampai sekarang Kang Khabib masih diminta untuk membimbing anak-anak olimpiade kimia Indonesia untuk persiapan internasional.

Apa rahasianya? Ternyata Kang Khabib kemanapun pergi selalu membawa buku. Setiap ketemu Kang Khabib, pasti sambil menggendong tas yang berisi buku-buku. Tapi jangan salah, Meskipun kang Khabib pergi ke kampus selalu membawa buku, ternyata buku tersebut tidak selalu dibacanya. Buku selalu berada di sampingnya karena buku adalah teman. Ada rasa tersendiri kalau buku berada di sampingnya. Luar biasa.

Sebagai muslim, mari kita jadikan Al Qur’an sebagai teman. Meskipun perilaku kita masih jauh dari ajaran yang terkandung di dalam Al Qur’an, dengan kita bawa Al Qur’an kemana-mana, Insya Allah sedikit demi sedikit perilaku kita akan semakin baik.

  1. April 30, 2009 at 02:08

    hahahah bener bola adalah teman😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: