Home > Renungan > Allah Sangat Sayang Sama Kita

Allah Sangat Sayang Sama Kita

Sebenarnya tidak pantas apabila kita merasa kurang ini kurang itu. Dulu aja kita lahir sebagai bayi yang hanya bisa menangis tidak membawa apa-apa.  Kita bisa seperti sekarang siapakah yang memberi  kalau bukan Allah. Uang yang kita miliki, harta yang kita punya, keluarga yang menyayangi kita, semuanya Allah kasih.

Betapa sesungguhnya Allah sangat sayang kepada kita. Jikalau Allah mau, mata ini mungkin sudah dibikin buta karena telah digunakan untuk melihat yang seharusnya tidak dilihat. Mungkin mulut ini sudah dipotong karena telah digunakan untuk mengucapkan ucapan yang seharusnya tidak diucapkan.

Meskipun kita telah melakukan kesalahan,  Allah masih memberikan rizki kepada kita. Kita selama ini kurang bersyukur.  Sudah melakukan dosa ke Allah, kita masih aja merasa apa yang diberikan Allah kurang.

Kita berwudu dosa-dosa oleh Allah digugurkan. Ketika berwudu kita bersihkan tangan kita sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan tangan kita, kita berkumur sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan mulut kita, kita bersihkan kaki sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan kaki kita.

Ketika kita pergi menuju majlis ilmu, sama dengan kita pergi menuju surga. Ketika kita duduk di majlis ilmu, para malaikat memohonkan ampun dosa-dosa kita. Betapa luas ampunan Allah. Betapa Allah terus memberikan kesempatan kepada kita untuk mohon ampun kepada-Nya.

“Sesungguhnya Allah tidak Menzhalimi manusia sedikitpun, tetapi manusia itulah yang menzhalimi dirinya sendiri.” (QS. Yuunus/10:44)

Allah Sangat-Sangat Sayang Sama Kita

Sebenarnya tidak pantas apabila kita merasa kurang ini kurang itu. Dulu aja kita lahir sebagai bayi yang hanya bisa menangis tidak membawa apa-apa.  Kita bisa seperti sekarang siapakah yang memberi  kalau bukan Allah. Uang yang kita miliki, harta yang kita punya, keluarga yang menyayangi kita, semuanya Allah kasih.

Betapa sesungguhnya Allah sangat sayang kepada kita. Jikalau Allah mau, mata ini mungkin sudah buta karena telah digunakan untuk melihat yang seharusnya tidak dilihat. Mungkin mulut ini sudah dipotong karena telah digunakan untuk mengucapkan ucapan yang seharusnya tidak diucapkan.

Meskipun kita telah melakukan kesalahan,  Allah masih memberikan rizki kepada kita. Kita selama ini kurang bersyukur.  Sudah melakukan dosa ke Allah, kita masih aja merasa apa yang diberikan Allah kurang.

Kita berwudu dosa-dosa oleh Allah digugurkan. Ketika berwudu kita bersihkan tangan kita sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan tangan kita, kita berkumur sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan mulut kita, kita bersihkan kaki sama dengan kita membersihkan dosa yang telah kita perbuat dengan kaki kita.

Ketika kita pergi menuju majlis ilmu, sama dengan kita pergi menuju surga. Ketika kita duduk di majlis ilmu, para malaikat memohonkan ampun dosa-dosa kita. Betapa luas ampunan Allah. Betapa Allah terus memberikan kesempatan kepada kita untuk mohon ampun kepada-Nya.

“Sesungguhnya Allah tidak Menzhalimi manusia sedikitpun, tetapi manusia itulah yang menzhalimi dirinya sendiri.” (QS. Yuunus/10:44)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: