Home > Renungan > Kejahatan Lidah Dapat Merusak Shaum

Kejahatan Lidah Dapat Merusak Shaum

Kita harus memastikan bahwa Ramadhan kali ini berbeda denga hari biasanya. Menjadi pribadi yang berbeda bukan untuk dipamerkan atau dipuji oleh orang lain. Menjadi berbeda seharusnya karena ingin disukai Allah. Apabila sikap obrolan dan amalan tetap sama berarti tidak menghargai Ramadhan, meremehkan, menghina Allah, tidakmenganggap jamuan Allah dan menjadi hamba yang menyia-nyiakan Ramadhan.

Sebagai wujud penghargaan terhadap Ramadhan, salah satunya dengan memiliki “QUALITY CONTROL”, yaitu kontrol perkataan, bagaimanakah kualitasnya? Kualitas kebenarannya dan kemanfaatannya. Tidak usah boros kata-kata agar orang terpesona. Kalaupun tidak bicara dengan makhluk, berdzikirlah karena Allah MahaTau. Jadikan detik demi detik dalam Ramadhan ini menjadi istimewa. Barang siapayang tangguh menjaga mulutnya, jauh lebih aman.

Mari kita shaum dari perkataan yang tidak disukai Allah, apabila terasa sia-sia mari kita intropeksi dan bersegeralah untuk taubat. Yakinkan diri bahwa Allah Maha mendengar, malaikat mencatat dan semua akan kembali pada diri sendiri.

“Sesungguhnya pendengaran,penglihatan, dan hati semuanya kelak pasti akan dimintai tanggung jawabnya”.(QS. Al Isra’ : 36)

(MQ Pagi)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: