Home > Serba-Serbi > Sudirman Cup 2011

Sudirman Cup 2011

Piala Sudirman adalah kejuaraan bulu tangkis internasional untuk nomor beregu campuran yang digelar setiap dua tahun sekali. Nama Sudirman diambil dari nama tokoh perbulutangkisan Indonesia, almarhum Dick Sudirman, salah satu pendiri PBSI dan dikenal juga sebagai bapak bulu tangkis Indonesia.

Piala Sudirman tidak memperebutkan hadiah uang. Para pemain bertarung hanya untuk membela nama negara dan memperoleh poin peringkat IBF.

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh Indonesia pada tahun 1986. Sepanjang sejarahnya, hanya lima negara yang telah berhasil mencapai babak semifinal di seluruh kejuaraan: Indonesia, Korea Selatan, Inggris, China dan Denmark.

Piala Sudirman yang pertama digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta pada 24-29 Mei 1989. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil tampil sebagai juara dengan mengalahkan Korea Selatan dengan nilai 3-2. Itulah satu-satunya gelar Piala Sudirman yang pernah diraih Indonesia.

China hingga saat ini mendominasi gelar juara Sudirman cup dengan mengoleksi 7 kali gelar juara, disusul Korea Selatan 3 kali, dan Indonesia 1 kali.

Pada tahun 2011 ini Sudirman cup diadakan di Qingdao, China. Sudirman cup adalah kejuaraan beregu campuran. Untuk bisa meraih gelar juara, semua lini mulai dari ganda campuran, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri harus kuat.

Untuk regenerasi, pada Sudirman cup tahun ini Indonesia tidak diperkuat oleh Markis Kido/Hendra Setiawan (peraih medali emas ganda putra Olimpiade Beijing 2008) dan Taufik Hidayat (peraih medali emas tunggal putra Olimpade Athena 2004).

Indonesia menurunkan Fran Kurniawan/ Pia Zebaidah pada ganda campuran, Simon Santoso pada tunggal putra, Bona Septano/ Mohammad Ahsan pada ganda putra, Adriyanti Firdasari pada tunggal putri, dan Greyysia Polii/ Meiliana Jauhari di ganda putri. Indonesia masih memiliki pemain cadangan seperti Dionysius Hayom Rumbaka (tunggal putra), Alvent Yulianto (ganda putra), dan Linda Weni Fenetri (tunggal putri).

Di atas kertas pemain-pemain Indonesia saat ini tidak diunggulkan

Fran Kurniawan/ Pia Zebaidah tidak masuk 10 besar pemain terbaik dunia (mixed double)

Hanya Taufik hidayat yang masuk 10 besar pemain terbaik dunia (man single)

Mohammad Ahsan/ Bona Septano peringkat 8 dunia

Tidak ada satupun pemain Indonesia yang masuk 10 besar pemain terbaik dunia (woman single)

Greyysia Polii/ Meiliana Jauhari peringkat 5 dunia (woman double)

Mari kita saksikan bisa sejauh mana Indonesia bisa maju. Apapun hasilnya akan menjadi PR bagi Indonesia untuk memajukan Bulu Tangkis di Indonesia.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: