Home > Kuliah > Sang Profesor

Sang Profesor

Saya sangat berterima kasih kepada profesor saya di Teknik Perminyakan ITB. Berkat bimbingan beliau, Tugas Akhir saya berhasil dan sukses.

Beliau adalah Profesor Pudjo Sukarno. Hasil penemuan  Profesor Pudjo yang sangat terkenal di dunia teknik perminyakan adalah persamaan “IPR Pudjo Sukarno”, yaitu persamaan airan 2 fasa dari reservoir menuju lubang sumur dengan memperhitungkan faktor skin.

Profesor Pudjo adalah alumni University of Tulsa, U.S. Di sana beliau langsung dibimbing oleh Boyun Guo, mbahnya atau grand dady nya Petroleum Production Engineer. Jadi secara tidak langsung saya adalah “murid cucu” nya Pak Guo, halah

Profesor Pudjo lahir pada tahun 1946, saat ini beliau berumur 65 tahun. Meskipun sudah sangat sepuh, tetapi semangatnya ga kalah sama anak2 muda. Hari Sabtu yang seharusnya libur, beliau masih menyempatkan waktunya datang ke kampus memberikan bimbingan Tugas Akhir kepada mahasiswanya.

Satu hal yang  membuat saya pribadi merasa salut kepada Profesor Pudjo adalah ketika saya sedang bimbingan bersama beliau, kemudian tiba waktu sholat, dan beliau minta waktu untuk sholat. Wow!. Ga hanya kecerdasan intelektual, tetapi kecerdasan spiritualnya juga kuat.

Nasehat Profesor Pudjo kepada para mahasiswa bimbinganya adalah, milikilah jiwa leadership yang kuat. Pandai-pandailah membaca peluang. Profesor Pudjo pernah berpengalaman menjadi dekan Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral. Waktu itu Kedubes Amerika datang ke ITB memberikan tawaran kepada ITB untuk mengembangkan sebuah software. Sayangnya ITB membuang peluang tersebut. Padahal menurut Profesor Pudjo ini adalah kesempatan yang sangat besar. Saat itu India menjadi Negara yang perkembangan software nya sangat pesat. Amerika Serikat tidak mau kalau hanya satu Negara saja yang menguasai software. Karena kalau misalnya India yang menguasai software mengembargo Amerika, Amerika bisa kalang kabut bahkan bisa collapse. Padahal kalau ITB mau menanda tangani kerja sama ini, berapapun biaya penelitianya Amerika Serikat pasti mau memberikan dananya. Profesor Pudjo yang hanya menjabat sebagai dekan Fakultas tidak mampu berbuat banyak. Suaranya kurang didengar.

Beliau juga memberikan nasehat yang intinya, “Ga perlu takut sama orang bule, apalagi orang bule di Indonesia. Orang bule di Indonesia itu adalah mereka yang di negaranya tidak pintar, makanya mereka pindah ke Indonesia”.

Sekarang Profesor Pudjo sibuk mengembangkan software Perminyakan. Profesor Pudjo telah merampungkan beberapa software hasil kerja sama dengan Program Studi Matematika ITB dan ini terus dikembangkan. Ada satu kejadian yang bikin miris. Beberapa waktu yang lalu perwakilan dari perusahaan minyak Indonesia ketika ditawari software yang telah dikembangkan oleh Profesor Pudjo, menolak software tersebut. Perwakilan tersebut lebih memilih software dari luar negeri padahal kualitas dari software yang dikembangkan oleh Profesor Pudjo tidak kalah. Perwakilan perusahaan tersebut lebih memilih software dari luar yang kalau memakainya harus membayar jutaan dolar, sedangkan kalau memakai software nya Profesor Pudjo hanya menghabiskan ratusan juta rupiah saja. Ini karena perwakilan dari perusahaan minyak Indonesia tersebut ga ngerti tentang software perminyakan. Sayang sekali.

Semoga Profesor Pudjo selalu diberi kesehatan sehingga bisa terus menurunkan ilmu yang bermanfaat kepada kita yang lebih muda.

  1. ayi
    August 26, 2013 at 10:16

    salam minyak! maaf sblmnya. sy ayi dri tknik perminyakan upn.
    kebetulan sy sedang mngerjakan tugas akhir yg menggunakan ipr pudjo. tetapi terkendala referensinya. boleh sy minta referensi dri murid cucu pak guo ? sy ingin belajar lebih bnyak lg.
    terima kasih

  2. ariefh
    August 26, 2013 at 10:53

    Emailnya apa dik? Udah punya papernya mas pudjo belum? Kalau belum, saya kirim

  3. megha
    September 22, 2014 at 10:39

    assalamualikum mas arief, saya mega dari teknik perminyakan UIR. saya sedang mengerjakan tugas akhir. sama seperti mas ayi di atas, saya mengambil tema tentang ipr pudjo dan juga terkendala di referensinya. boleh saya minta referensinya mas arief ? ini email mega ya mas : octarina(dot)mega(at)yahoo(dot)com
    terimakasih mas🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: