Home > Activity > Liburan di Rumah – Main Badminton

Liburan di Rumah – Main Badminton

Di jurusan saya di kampus ITB, saya termasuk yang jago badminton. Turnamen badminton se ITB tahun lalu saya masuk perdelapan final. Itu sudah cukup bagus karena lawanya ga gampang. Pesertanya ga cuma mahasiswa tetapi bapak-bapak yang bekerja sebagai Tata Usaha juga ikutan. Dosen olah raga pun juga ikut. Pokoknya semua civitas akademika di ITB boleh menjadi peserta.

Waktu itu saya sempat berhadapan dengan pasangan dari Malaysia yang kuliah di ITB, dan berhasil menang. Sorak penonton “Indonesia! prok prok prok prok prok” membahana kaya’ yang di tipi tipi itu. Bukan saya sebetulnya yang jago, tetapi pasangan saya. Mas Saekhu namanya, umurnya sekitar 30 an tahun. Mas Saekhu ini teman kost saya yang kuliah S2 di informatika ITB. Saya belajar banyak dari Mas Saekhu. Seperti yang sudah saya tulis di postingan sebelumnya, saya juga pernah meraih medali perunggu turnamen badminton di jurusan.

Dengan prestasi ini saya ceritakan kepada Ibu saya. Kemudian Ibu saya bercerita kepada bapak. Tetapi komentar bapak saya kepada Ibu saya “Arif kae badmintone durung pate’ pinter kae” (Arif  badmintonya belum terlalu jago itu). Wah, bapak meremehkan saya nih.😀

Kemarin pas pulang ke rumah, seperti biasa sore-sore saya diajak Bapak saya badminton di gor kelurahan. Dengan prestasi turnamen badminton yang saya peroleh di kampus, saya ingin membuktikan kepada bapak bahwa kemampuan badminton saya sudah meningkat jauh dan bisa mengimbangi permainan orang-orang di kelurahan.

Dan ternyata ketika saya main di kelurahan, kemampuan badminton saya masih jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali. Mulai dari power, speed, technique, saya ga ada apa-apanya dibandingkan orang-orang yang main di gor kelurahan. Saya dibantai. TT

Besoknya saya ikut di kelurahan, kali ini saya tidak main karena beda kelas. Saya hanya main pukul-pukulan di belakang lapangan sama bapak saya untuk meningkatkan power.

Kemudian besoknya lagi saya ke ikut bapak ke gor lagi. Kali ini saya disuruh main sama bapak. Di lapangan sudah ada tiga orang yang pemanasan, satunya anak SMP, dua lagi bapak-bapak. Saya pikir saya mau dipasangkan sama salah satu bapak-bapak tersebut. Ternyata sama bapak, saya malah disuruh berpasangan sama anak SMP dan lawanya 2 orang bapak-bapak.

Ketika bermain, ternyata anak SMP ini kemampuanya Ruarrrr biasa. Saya mengaku kalah jauh. Wawan nama panggilanya. Permainan cukup berimbang karena Wawan lah yang bekerja keras mengembalikan bola. Sedangkan saya sediri lebih banyak diamnya (dasar nggak tanggung jawab)😀 . Setelah diselidiki ternyata dia juara 1 Kabupaten tingkat SMP.

Besok-besoknya lagi saya lebih memilih latihan pukul memukul saja. Prestasi badminton yang saya raih di ITB rasanya ga ada apa-apanya.

Tetapi bapak saya tetap menghibur saya. Kalau kemampuan masih jauh tidak perlu berkecil hati. Dan hal ini sangat wajar karena orang-orang di kelurahan main badminton setiap hari, tangan dan kakinya terlatih. Orang-orang di kelurahan memang kelasnya kelas kakap. Kalau turnamen tingkat kabupaten, orang dari kelurahan Tegalgede lah yang mendominasi. Bahkan ada seorang yang paling jago di kelurahan namanya mas Danang, dia juara turnamen se Surakarta.

Bisa diambil pelajaran bahwa untuk bisa jago badminton, hal yang harus dilakukan adalah sesering mungkin main badminton. Hal ini berlaku untuk yang lain, anda akan jago di dalam suatu bidang kalau anda juga menekuni bidang tersebut. Walaupun sudah meraih prestasi, jangan pernah berhenti untuk tekun belajar. Belajarlah lebih giat dan lebih giat lagi.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: