Home > Activity > Sepiring berdua

Sepiring berdua

th

Hari selasa tanggal 27 mei 2014, kami berdua mengikat janji suci. Dimana janji tersebut tidak hanya sekedar sebuah janji suci antara dua insan yang saling mencintai, melainkan juga sebuah janji suci kepada pencipta alam semesta ini (Alloh SWT). Tanggung jawab janji kepada Alloh lewat  pernikahan sangatlah besar. Melalui pernikahan kami dapat menjalankan sebuah ibadah yang sangat besar dan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa seseorang yang menikah maka ia menyempurnakan separuh agamanya. Adapun hadisnya seperti dibawah ini.

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نِصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Tulisan kali ini saya tidak akan membahas mengenai pernikahan yang menyempurnakan separuh agama (mungkin lain waktu). Saya akan membahas…lebih tepatnya berbagi salah satu cerita tentang apa yang sering kami lakukan semenjak menikah. Seperti judul yang sudah saya tuliskan diatas, salah satu hal yang sering kami lakukan adalah sepiring berdua…yaa makan sepiring berdua J. Untuk saya pribadi makan sepiring berdua bukanlah hal yang asing lagi. Sebelum menikah saya sering makan sepiring berdua dengan mama atau adik. Namun, bukan berarti makan sepiring berdua merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan. Justru makan sepiring berdua adalah hal yang sangat menyenangkan. Sekarang…semenjak menikah ternyata saya tidak kehilangan moment makan sepiring berdua. Hanya saja yang menjadikan berbeda adalah dengan siapa makan sepiring berdua itu dilakukan. Makan sepiring berdua kali ini lebih spesial karena bersama belahan jiwa yang saya hormati, sayangi, dan cintai #Mas Arief Hidayat

Bagi beberapa orang mungkin menganggap makan sepiring berdua bukanlah hal yang luar biasa. Bagi saya makan sepiring berdua merupakan salah satu bentuk keRomantisan hehehe. Mau makannya pizza spaghetti kfc atau bahkan nasi tahu tempe sambel…namun serasa menyenangkan saat dinikmati satu piring berdua. Seperti halnya dalam piring pernikahan, pasti ada kalanya makanan yang tersaji manis maupun pahit (keadaan bahagia maupun susah) akan tetapi harus dijalani bersama dengan senang dan penuh rasa syukur. Adakalanya ketika makanan tersisa sedikit, diantara kita pasti ada yang mengalah untuk memberikan makanan yang tersisa tersebut. Dari hal itu kami menjadi terlatih untuk saling mengalah dan memikirkan solusi apa yang sehati dengan kami berdua.

Setelah membaca tulisan saya ini, mungkin kalian para pembaca budiman bisa mencoba makan sepiring berdua dengan orang-orang disekitar yang kalian sayangi (suami, istri, ayah, ibu, kakak, adik, nenek, kakek, teman, sepupu, dll). Selamat mencoba guysss😀😀😀

by Istriku Tercinta, Dik Osi

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: