Archive

Archive for the ‘Activity’ Category

Sepiring berdua

June 28, 2014 Leave a comment

th

Hari selasa tanggal 27 mei 2014, kami berdua mengikat janji suci. Dimana janji tersebut tidak hanya sekedar sebuah janji suci antara dua insan yang saling mencintai, melainkan juga sebuah janji suci kepada pencipta alam semesta ini (Alloh SWT). Tanggung jawab janji kepada Alloh lewat  pernikahan sangatlah besar. Melalui pernikahan kami dapat menjalankan sebuah ibadah yang sangat besar dan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa seseorang yang menikah maka ia menyempurnakan separuh agamanya. Adapun hadisnya seperti dibawah ini.

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نِصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Tulisan kali ini saya tidak akan membahas mengenai pernikahan yang menyempurnakan separuh agama (mungkin lain waktu). Saya akan membahas…lebih tepatnya berbagi salah satu cerita tentang apa yang sering kami lakukan semenjak menikah. Seperti judul yang sudah saya tuliskan diatas, salah satu hal yang sering kami lakukan adalah sepiring berdua…yaa makan sepiring berdua J. Untuk saya pribadi makan sepiring berdua bukanlah hal yang asing lagi. Sebelum menikah saya sering makan sepiring berdua dengan mama atau adik. Namun, bukan berarti makan sepiring berdua merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan. Justru makan sepiring berdua adalah hal yang sangat menyenangkan. Sekarang…semenjak menikah ternyata saya tidak kehilangan moment makan sepiring berdua. Hanya saja yang menjadikan berbeda adalah dengan siapa makan sepiring berdua itu dilakukan. Makan sepiring berdua kali ini lebih spesial karena bersama belahan jiwa yang saya hormati, sayangi, dan cintai #Mas Arief Hidayat

Bagi beberapa orang mungkin menganggap makan sepiring berdua bukanlah hal yang luar biasa. Bagi saya makan sepiring berdua merupakan salah satu bentuk keRomantisan hehehe. Mau makannya pizza spaghetti kfc atau bahkan nasi tahu tempe sambel…namun serasa menyenangkan saat dinikmati satu piring berdua. Seperti halnya dalam piring pernikahan, pasti ada kalanya makanan yang tersaji manis maupun pahit (keadaan bahagia maupun susah) akan tetapi harus dijalani bersama dengan senang dan penuh rasa syukur. Adakalanya ketika makanan tersisa sedikit, diantara kita pasti ada yang mengalah untuk memberikan makanan yang tersisa tersebut. Dari hal itu kami menjadi terlatih untuk saling mengalah dan memikirkan solusi apa yang sehati dengan kami berdua.

Setelah membaca tulisan saya ini, mungkin kalian para pembaca budiman bisa mencoba makan sepiring berdua dengan orang-orang disekitar yang kalian sayangi (suami, istri, ayah, ibu, kakak, adik, nenek, kakek, teman, sepupu, dll). Selamat mencoba guysss 😀 😀 😀

by Istriku Tercinta, Dik Osi

Pertanyaan Interview BPS Pertamina EP versi Arief

December 30, 2011 84 comments

Interview BPS Pertamina yang saya ikuti ini mungkin berbeda dengan company lainya yang interview HRD dan user dilakukan secara terpisah, interview yang saya ikuti kemarin digabung jadi satu. Di sini saya hanya berbagi pertanyaan-pertanyaan interview saja sedangkan jawabanya tidak saya tulis karena tiap orang bisa berbeda-beda jawabanya. Bagi saya hal yang terpenting ketika menjawab adalah jawablah dengan jujur.

Ketika interview saya berhadapan dengan 4 orang yang terdiri dari : HRD, drilling engineer, production engineer, dan reservoir engineer. Mereka sudah senior dan sangat berpengalaman, ketika saya kerja praktek saya tahu bahwa drilling engineer yang menginterview saya adalah soerang manager. Kemudian reservoir engineer yang menginterview dilihat dari umurnya mungkin sekitar umur 55 an, senior banget. Sedangkan production engineer nya keliatan masih muda tapi denger-denger beliau juga seorang manager salah satu field Sumatra.

Setelah masuk ruangan interview, kemudian saya dipersilahkan duduk. Di ruangan tersebut telah disediakan papan tulis, nantinya dipake buat njelasin jawaban yang ingin kita sampaikan bila merasa perlu ditulis atau digambar.

Selanjutnya Bapak HRD memberikan pembukaan ucapan selamat datang sambil menanyakan biodata yang telah saya isi sebelumnya. Diantara pertanyaanya adalah : Anda lulus kapan? Setelah anda lulus apa saja kegiatan anda selama ini? Selama ini anda tinggal di mana?

Pertanyaan selanjutnya disambung oleh bapak reservoir engineer yang paling senior. Kenapa kamu ingin masuk Pertamina? Sambil melihat cv dan transkrip nilai-nilai mata kuliah beliau bertanya kembali Apa kelebihan dan kekuranganmu?

Karena di cv saya telah saya tulis bahwa saya pernah kerja praktek di drilling operation PT Pertamina EP, kemudian Bapak drilling engineer yang selanjutnya bertanya Apa itu HSE? Ketika kamu kerja praktek, apa saja yang kamu dapat? Pada saat itu kenapa bisa terjadi pack off? Bagaimana cara kita bisa menilai bonding semen? Dari Cement Bond Log, berapa nilainya jika bonding semen dikatakan baik?

Setelah Drilling engineer merasa cukup, Kembali lagi Bapak Reservoir Engineer bertanya : Sebetulnya antara reservoir, produksi, drilling mana yang paling anda minati?

Sekarang bapak HRD yang bertanya, Apa yang anda ketahui tentang Pertamina? Jika anda telah masuk Pertamina, apa yang anda harapkan dari Pertamina? Seandainya nanti apabila anda bekerja, bos anda menyuruh anda untuk melakukan sesuatu yang menurut anda itu adalah tindakan yang salah, apa yang anda lakukan, apakah anda mengikuti apa kata bos? Bos anda lebih berpengalaman loh! Apabila bos anda tidak mau tahu, pokoknya dia ingin anda melakukan sesuai keinginanya, apa yang anda lakukan, apakah anda mau keluar dari perusahaan atau apa?

Selanjutnya giliran Production Engineer yang bertanya Apakah anda pernah merasa dikecewakan? Lalu anda bagaimana menyikapinya? Apakah anda bisa marah? apakah anda pernah melakukan tindakan fisik seperti memukul?

Kembali lagi ke bapak HRD, Beliau memberikan pertanyaan penutup, Apakah saat ini saudara Arief mengikuti tes dari perusahaan lain? Apakah saat ini saudara Arief telah bekerja?  Seandainya interview ini lolos, kapan saudara Arief bisa mulai bekerja di Pertamina? Terakhir, apakah ada yang ingin ditanyakan saudara Arief ?

Saya interview ini kira-kira menghabiskan waktu 30 menit. Teman-teman saya ada yang sama seperti saya 30 menit, 45 menit, ada juga yang 1 jam. Karena tiap orang bisa diberi pertanyaan yang berbeda dan jawabanya tentu saja bisa berbeda.

Seperti itulah pertanyaan ketika saya interview kemarin. Di situ bakalan diuji bagaimana idealisme kita, kejujuran kita, loyalitas kita terhadap perusahaan, dan inovasi kita. Hal yang tidak kalah penting menurut saya ketika menjawab adalah kita harus memilki dasar ketika menjawab. Ketika kita menjawab A, kemudian apabila ditanya lebih detail kenapa kita memilih A, kita harus bisa menjelaskan alasanya. Karena di saat interview, kita bakalan dicecar habis-habisan. Kalo kita ga memiliki dasar saat memilih jawaban, bisa celaka.

Salam sukses ! 😀

BPS Pertamina EP 2011

December 6, 2011 63 comments

Sebelum diangkat menjadi pegawai tetap Pertamina EP, fresh graduate harus mengikuti tahap seleksi. Seleksi yang dilalui adalah :

  1. Psikotest
  2. Interview
  3. Medical Check Up

Setelah lolos seleksi di atas, selanjutnya PT Pertamina EP memberikan semacam training (BPS PT Pertamina EP). Apabila training ini dapat diikuti dengan baik dan disiplin, barulah secara resmi bisa diangkat menjadi pegawai tetap PT Pertamina EP.

Alhamdulillah saya baru saja mendapatkan surat panggilan untuk mengikuti BPS PT Pertamina EP tahun 2011. Ini saya share kepada pembaca isi BPS Pertamina EP 2011 :

GBC ITB 2011

October 7, 2011 Leave a comment

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

September 2, 2011 Leave a comment

Para pembaca sekalian, penulis ucapkan “Taqobalallohu minna wa minkum”. Mohon maaf jikalau ada tulisan yang kurang berkenan. Mari kita saling memaafkan. Kita sapu bersih semua noda di hari yang fitri ini. :mrgreen:

Di hari lebaran 1432 H singa maaf-maafan:

Mulai lebaran tahun ini Beruang kutub dan Serigala makin rukun :

Zebra juga ga ketinggalan ikut maaf-maafan :

Gajah juga :

Adik kecil sungkem :

Refreshing sekitar Bandung : Back to Nature

August 20, 2011 1 comment

Obyek Wisata alam di Bandung dan sekitarnya ada 3 jalur utama. Ke arah Barat daya ada Ciwidey, ke arah Tenggara ada Pangalengan, dan ke arah utara ada Lembang. Ketiga tempat ini berada di daerah dataran tinggi, suhunya dingin. Di bawah ini ada beberapa foto dan gambarnya.

1. Daerah Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey, terletak di puncak gunung Patuha. (Pemeran Model : Putro). Itu si Putro lagi ngliat apa itu?

Kebun teh Rancabali, seluas mata memandang hamparan kebun teh.

Situ Patengan, Danau di tengah kebun teh. Tampak pula kabut yang menyelimuti. (Pemeran model : Putro). ” Ke arah sana Situ Patengan nya !”

2. Daerah Pangalengan

Perkebunan Teh Malabar

Makam Boscha

Daerah pegunungan yang belum terjamah manusia

3. Daerah Lembang

Tangkuban Perahu, Kawah Ratu. (Pemeran model : Tanjung). Ati-ati mas Tanjung, ngglundung ke belakang.

Tangkuban Perahu dengan latar belakang Gunung Manglayang (Pemeran model : Tanjung).  Berhasil menaklukkan Tangkuban Perahu dengan mudah.

Jalan dari Tangkuban perahu menuju mata air Dayang Sumbi. (Pemeran model : Arief). Kaya’ hantu

Mata air Dayang Sumbi tidak dapat dikunjungi karena saat ini banyak mengandung gas CO2 yang berbahaya.

Masih banyak lagi sebetulnya tempat-tempat menarik dan eksotis yang bisa dikunjungi. Mungkin di kesempatan berikutnya.

Liburan di Rumah – Main Badminton

July 25, 2011 Leave a comment

Di jurusan saya di kampus ITB, saya termasuk yang jago badminton. Turnamen badminton se ITB tahun lalu saya masuk perdelapan final. Itu sudah cukup bagus karena lawanya ga gampang. Pesertanya ga cuma mahasiswa tetapi bapak-bapak yang bekerja sebagai Tata Usaha juga ikutan. Dosen olah raga pun juga ikut. Pokoknya semua civitas akademika di ITB boleh menjadi peserta.

Waktu itu saya sempat berhadapan dengan pasangan dari Malaysia yang kuliah di ITB, dan berhasil menang. Sorak penonton “Indonesia! prok prok prok prok prok” membahana kaya’ yang di tipi tipi itu. Bukan saya sebetulnya yang jago, tetapi pasangan saya. Mas Saekhu namanya, umurnya sekitar 30 an tahun. Mas Saekhu ini teman kost saya yang kuliah S2 di informatika ITB. Saya belajar banyak dari Mas Saekhu. Seperti yang sudah saya tulis di postingan sebelumnya, saya juga pernah meraih medali perunggu turnamen badminton di jurusan.

Dengan prestasi ini saya ceritakan kepada Ibu saya. Kemudian Ibu saya bercerita kepada bapak. Tetapi komentar bapak saya kepada Ibu saya “Arif kae badmintone durung pate’ pinter kae” (Arif  badmintonya belum terlalu jago itu). Wah, bapak meremehkan saya nih. 😀

Kemarin pas pulang ke rumah, seperti biasa sore-sore saya diajak Bapak saya badminton di gor kelurahan. Dengan prestasi turnamen badminton yang saya peroleh di kampus, saya ingin membuktikan kepada bapak bahwa kemampuan badminton saya sudah meningkat jauh dan bisa mengimbangi permainan orang-orang di kelurahan.

Dan ternyata ketika saya main di kelurahan, kemampuan badminton saya masih jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali. Mulai dari power, speed, technique, saya ga ada apa-apanya dibandingkan orang-orang yang main di gor kelurahan. Saya dibantai. TT

Besoknya saya ikut di kelurahan, kali ini saya tidak main karena beda kelas. Saya hanya main pukul-pukulan di belakang lapangan sama bapak saya untuk meningkatkan power.

Kemudian besoknya lagi saya ke ikut bapak ke gor lagi. Kali ini saya disuruh main sama bapak. Di lapangan sudah ada tiga orang yang pemanasan, satunya anak SMP, dua lagi bapak-bapak. Saya pikir saya mau dipasangkan sama salah satu bapak-bapak tersebut. Ternyata sama bapak, saya malah disuruh berpasangan sama anak SMP dan lawanya 2 orang bapak-bapak.

Ketika bermain, ternyata anak SMP ini kemampuanya Ruarrrr biasa. Saya mengaku kalah jauh. Wawan nama panggilanya. Permainan cukup berimbang karena Wawan lah yang bekerja keras mengembalikan bola. Sedangkan saya sediri lebih banyak diamnya (dasar nggak tanggung jawab) 😀 . Setelah diselidiki ternyata dia juara 1 Kabupaten tingkat SMP.

Besok-besoknya lagi saya lebih memilih latihan pukul memukul saja. Prestasi badminton yang saya raih di ITB rasanya ga ada apa-apanya.

Tetapi bapak saya tetap menghibur saya. Kalau kemampuan masih jauh tidak perlu berkecil hati. Dan hal ini sangat wajar karena orang-orang di kelurahan main badminton setiap hari, tangan dan kakinya terlatih. Orang-orang di kelurahan memang kelasnya kelas kakap. Kalau turnamen tingkat kabupaten, orang dari kelurahan Tegalgede lah yang mendominasi. Bahkan ada seorang yang paling jago di kelurahan namanya mas Danang, dia juara turnamen se Surakarta.

Bisa diambil pelajaran bahwa untuk bisa jago badminton, hal yang harus dilakukan adalah sesering mungkin main badminton. Hal ini berlaku untuk yang lain, anda akan jago di dalam suatu bidang kalau anda juga menekuni bidang tersebut. Walaupun sudah meraih prestasi, jangan pernah berhenti untuk tekun belajar. Belajarlah lebih giat dan lebih giat lagi.